ZAT ADITIF DAN PSIKOTROPIKA

ZAT ADITIF


APA ITU ZAT ADITIF ?

Zat aditif adalah bahan yang di tambahkan dengan sengaja ke dalam makanan dalam jumlah kecil, dengan tujuan untuk memperbaiki penampakan, cita rasa, tekstur, dan memperpanjang daya simpan. selain itu dapat meningkatkan nilai gizi seperti protein, mineral dan vitamin.


APA SIH MACAM - MACAM ZAT ADITIF YANG UMUM DI GUNAKAN?

  • monosodium glutamate (MSG)                  
  • pewarna makanan buatan
  • natrium nitrit
  • lemak trans
  • sirup jagung tinggi fruktosa 

APAKAH ZAT ADITIF AMAN?

beberapa orang mungkin beranggapan bahwa semua bahan tambahan pangan berbahaya, tetapi itu tidak
 benar. zat aditif dinyatakan aman untuk di konsumsi dalam jumlah tertentu. di indonesia sendiri, penggunaan zat aditif telah di atur oleh BPOM (badan pengawasan obat dan makanan).


APA EFEK SAMPING ZAT ADITIF?

reaksi terhadap zat aditif apa pun bisa ringan atau parah. misalnya, selabagian orang dapat mengalami perburukan asma setelah mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung sulfit. jika terjadi reaksi tertentu terhadap tubuh anda setelah mengonsumsi produk makanan atau minuman yang mengandung zat aditif, di anjurkan untuk segera ke dokter.




PSIKOTROPIKA



APA ITU PSIKOTROPIKA?

psikotropika adalah suatu zat atau obat alamiah maupun sintesis bukan narkotika, yang berkhasiat psikoatif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan khas pada aktivitas mental dan perilaku.


APA DAMPAK POSITIF DARIPSIKOTROPIKA?

  • untuk obat bius dalam dunia kedokteran
  • untuk menenangkan orang yang sakit jiwa

APA BAHAYA DAN EFEK DARI PSIKOTROPIKA?

  • stimulan
fungsi tubuh akan bekerja lebih tinggi dan bergairah sehingga pemakaian nya lebih terjaga. efek kecanduan ini menyebabkan penggunanya harus selalu mengkonsumsi zat tersebut agar kondisi ubuh tetap prima. contoh stimulan yang sering di salah gunakan adalah ekstasi dan sabu-sabu.

  • halusinogen
efek yang sering di alami oleh pemakai dimana persepsinya menjadi berubah dan merasakan halusinasi yang berlebihan. contoh zat yang memberikan efek halusinogen adalah ganja.

  • depresan
efek tenang yang di hasilkan di sebabkan karena zat tersebut menekan kerja sistem syaraf pusat. jika di gunakan secara berlebihan, penggunanya bisa tertidur terlalu lama dan tidak sadarkan diri. bahaya yang paling fatal adalah menyebabkan kematian. contoh zat yang bersifat depresan adalah putaw.


DI INDONESIA, OBAT PSIKOTROPIKA TERBAGI MENJADI 4 GOLONGAN, YAITU :

  • golongan 1, yaitu psikotropika dengan daya adiktif (dapat menyebabkan ketergantungan) yang sangat kuat seperti obat psikedelik MDMA/ekstasi, LAD, dan STP. psikotropika ini di larang di gunakan untuk terapi dan hanya untuk kepentingan pengembangan ilmu pengetahuan.
  • golongan 2, yaitu psikotropika dengan daya kuat, contohnya ritalin, metilfenidat. dan amfetamin yang berguna untuk penelitian dan pengobatan.
  • golongan 3, yaitu psikotropika dengan daya adiksi sedang dan berguna untuk penelitian dan pengobatan,misalnya flunitrazepam, pentobarbital, lumibal, dan lain sebagainya.
  • golongan 4, yaitu psikotropika dengan daya adiktif ringan dan boleh di gunakan untuk pengobatan. contoh jenis psikotropika golongan ini adalah diazepam, nitrazepam (dumolid, mogadon, BK), dan masih banyak lagi.




Komentar